Kamis, 23 Juni 2016

PERMOHONAN MAAF

Share it Please

~  Sebuah Perjalanan Evaluatif-Progressif ~
            Dalam Pengantar Buku Merebut Optimisme HMI dan Masa Depan Indonesia, Arief Rosyid Hasan (Ketua Umum PB HMI Periode 2013-2015) menyebutkan bahwa “HMI adalah organisasi mahasiswa,yang terdiri dari anak-anak muda yang sedang tumbuh dalam pergulatan dan pencarian diri”.
        Dengan pemahaman itulah maka wajar apabila dalam proses seorang kader melakukan kesalahan dalam proses perkaderannya, kesalahan itu bisa berupa kesalahan pemahaman, cara pandang dan tidak menutup kemungkinan akan berefek pada kesalahan kader tersebut dalam bersikap dan menyikapi hal-hal yang terjadi selama proses perkaderannya, dalam pandangan saya kesalahan yang dilakukan itu akan menjadi sebuah proses pembelajaran apabila kesalahan itu mampu dipahami, dan tengtunya akan menjadi proses pendewasaan baik secara mental, pemikiran dan tentunya dalam bersikap, barangkali ini yang dimaksudkan Arief Rosyid dalam pengantar bukunya tersebut.
Berawal dari ajakan seorang teman yang juga pernah satu kepengurusan di Komisariat untuk menemani dalam urusan pekerjaannya di Kabupaten Gresik, yang sekaligus saya niatkan untuk bisa bersilaturrahmi dengan salah satu alumni komisariat yang masih cukup muda, secara semangat, usia dan pemikiran tidak terlalu berbeda jauh untuk bisa saling nyambung diantara kita.
Pada saat itulah saya memulai sharing akan beberapa hal, diawali dengan bagaimana menatap masa depan, penting bagi saya secara pribadi yang juga masih aktif berproses di HMI tidak sekedar menjalankan proses perkaderan itu sebagai sebuah proses pembelajaran saja namun agar mulai berfikir untuk menjalankan proses perkaderan itu sebagai jalan untuk mencapai keinginan-keinginan saya di masa depan tentunya tanpa meninggalkan pedoman-pedoman yang ada di HMI.
Lebih jauh sharing kami adalah mencoba mengevaluasi proses perkaderan saya di masa lalu sewaktu saya berproses di tingkat Komisariat, tidak menyangka dari proses evaluasi tersebut banyak kekurangan yang saya lakukan di masa lalu, terlebih berkaitan dengan komunikasi yang intens dan cara bersikap kepada para senior dan alumni, terlebih pada saat saya menjadi pengurus di Komisariat waktu itu, sehingga efek dari hal itu, banyak terjadi kesalah-pahaman, ketidak-seimbangan dan hal-hal lain dalam perjalanan proses perkaderan saya hingga saat ini.
Setelah sharing yang dilakukan dengan salah satu alumni tersebut, tidak berlebihan kiranya apabila melalui tulisan ini saya menyampaikan permohonan maaf atas nama kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kepada kawan-kawan seangkatan, para senior dan alumni serta kawan-kawan satu kepengurusan yang pernah tersakiti oleh perlakuan saya selama berproses di HMI khususnya di HMI Komisariat Dakwah.
Barangkali ucapan maaf ini tidaklah cukup memperbaiki kesalahan saya yang pernah dilakukan di masa lalu, namun ke depan saya berharap bisa bersinergis dengan seluruh keluarga besar HMI Komisariat Dakwah untuk bersama-sama menjalin komunikasi dan silaturrahmi yang baik dalam konteks saling tolong menolong dalam kebaikan untuk mencapai cita-cita kita bersama, atau yang dalam pandangan saya dan kawan-kawan seangkatan cita-cita bersama itu lebih akrab dengan sebutan HMIDakwah Bangkit sebagaimana pernah saya jelaskan dalam tulisan saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow The Author